Dalam menjalin hubungan impian, apa yang kita harapkan pastinya berkesudahan dengan Happy Ending kan? Malangnya, seringkali kita sampai di penamat yg berbunyi..
"..kita putus.."
"..sampai di sini.."
"..ceraikan saya.."
"..tak ada jodoh di antara kita.."
"..aku bukan utkmu..kamu berhak dapat yg lebih layak.."
“..aku tak bisa bersama mu lagi..”
Kita manusia. Manusia merancang. Allah juga merancang. Namun, "Wallahu Khairul Maakirin." ( Allah lah sebaik-baik perancang segala rencana. )
Hubungan pula saya kelompokkan menjadi dua:
- Hubungan yang diridhai (telah nikah).
- Hubungan tak halal (belum nikah).
Tapi kedua hubungan ini juga tidak ada jaminan akan kekal. Kedua hubungan ini akan diuji. Siapa yang lemah, pasti tersungkur. Siapa yang tabah, beroleh hikmah.
Cinta bukan milik kita. Sebab bukan milik kitalah, kita tak mampu kawal sepenuhnya.
Saya hanya lihat satu cara untuk kekalkan hubungan cinta. Gapai cinta-Nya melalui konsep Tawaqqi.
Hubungan tak halal otomatis belum pasti ada jaminan mendapatkan kebahagiaan sebab jauh dari cintaNya. Jika sampai ke jenjang pelamin, itu maknanya Allah mau kamu dan pasangan berubah lebih baik serta siap sedialah; kerna ada ujian-ujian di hadapan sebagai kaffarah dosa-dosa silam. Namun jika tak sampai kepada jenjang pernikahan, itu bermakna Allah mau kamu kembali muhasabah diri-hilangkan benteng yang menjadi hijab di antara kamu dengan kecintaan kepada Allah. Ya, kesedihan awal itulah kaffarah dosa-dosa.
Yang sudah menikah, tarbiyyahlah pasangan untuk sama-sama jaga hubungan cinta dengan Allah. Insya Allah kekal lamalah hubungan itu. Jika diuji, ada hikmah. Diuji dengan kesusahan dan kemiskinan, kecelakaan dan musibah. Jika tak diuji, curigalah sebab kita hanya hamba, jika tak di uji jangan-jangan Allah tak peduli pada kita, karena hidup adalah ujian sebab itu kita harus belajar bersabar; karena hidup adalah anugrah sebab itu kita musti belajar bersyukur atas segala nikmat karena dengannya kita naik derajat. Bercerai juga ujian. Namun, bersyukurlah sebab Allah beri masa untuk kita kecap bahagia bersama-sama. Walaupun cuma sekejap mata.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar